Tanda Gejala Demam Berdarah

Tanda gejala demam berdarah juga biasanya ditandai dengan panas tinggi. Demam berdarah dengue adalah penyakit akut yang disebabkan oleh infeksi vorus yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Allbopictus betina. Nyamuk Aedes Aegypti ini pada umumnya menyerang manusia pada musim panas dan musim hujan. Nyamuk Aedes Aegypti mempunyai ciri-ciri bintik-bintik putih di tubuh dan kakinya sehingga mudah kenali. Nyamuk ini berkembang biak di air yang jernih dan hanya mampu hidup dalam rumah, di kloset, dan ditempat-tempat yang gelap. Nyamuk ini tidak dapat hidup digot, kolam atau air yang langsung berhubungan dengan tanah.

Virus dengue menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah, sehingga mengakibatikan pendarahan. Jika terjadi pendarahan yang tampak dari luar, bagian tubuh yang umumnya mengalami pendarahan adalah di rongga hidun dan gusi atau kulit. Pendarahan juga terjadi dibagian dalam tubuh yang tidak tampak dari luar. Tanda gejala demam berdarah jika pasien mengeluarkan muntah hitam seperti kopi dan juga tinja berwarna hitam seperti kopi dan juga tinja berwarna hitam, menandakan adanya pendarahan yang serius pada organ pencernaan. Tidak jarang penderita demam berdarah juga mengalami shock atau sering disebut dengan sengue shock syndrome.

Untuk mewaspadi apakah suatu gejala demam disebabkan oleh virus dengue atau tidak, perlu diketahui tanda gejala demam berdarah. Perlu dibedakan gejala demam dengue (dengue fever syndrome) dengan DBD. Demam dengue dapat terjadi tanpa atau dengan pendarahan yang tidak biasa. Sedangkan DBD dibedakan berdasarkan DBD dengan shock (dengue shock syndrome) dan DBD tanpa shock.

Pada penderita penyakit demam berdarah apabila tergigit oleh nyamuk aides aegepty maka akan menunjukkan tanda gejala demam berdarah.

Gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini secara umum ditandai sebagai berikut :

  • Demam yang timbul secara mendadak, tinggi mencapai 39-40 derajat celcius, dan kadang-kadang disertai dengan menggigil. Demam ini hanya berlangsung 5-7 hari. Demam sering berakhir dengan mendadak, disertai keringat yang cukup banyak dan tubuh tampak loyo. Kadang-kadang dikenal dengan istilah demam biphasik, yaitu demam yang berlangsung selama beberapa hari.
  • Nyeri diseluruh tubuh dan terkadang juga nyeri pada ulu hati karena terjadi pencarahan dilambung.
  • Ruam yang timbul pada saat awal panas, bentuknya berupa flushing.
  • Pendarahan yang tampak dari luar maupun dari dalam dan Perdarahan selaput lendir mukosa.
  • Tes Torniquet yang menunjukkan hasil yang positif.
  • Terjadi adanya perdarahan yang petekia, akimosis atau purpura
  • Apabila tanda demam berdarah sudah mulai parah penderita akan mengalami gelisah dengan ujung kaki dan tangan yang berkeringat dingin.
  • Hematemesis atau melena
  • Tes Trombositopenia atau jumlah terombosit yang menunjukkan kurang dari 100.000 per mm3 ( =100.000 per mm3).
  • Terjadi pembesaran plasma yang ada hubungannya erat dengan kenaikan permeabilitas di dinding pembuluh darah dalam tubuh anda, yang ditandai dengan munculnya satu atau lebih dari: Kenaikan nilai 20% hematokrit atau lebih tergantung umur dan jenis kelamin. Menurunnya nilai hematokrit dari nilai dasar 20 % atau lebih sesudah pengobatan. Tanda-tanda pembesaran plasma yaitu efusi pleura, asites, hipo -proteinaemia

Pertolongan pertama yang diberikan kepada penderita penyakit demam berdarah ketika mengalami tanda gejala demam berdarah seperti:

1. Memberikan minum kepada penderita sebanyak mungkin untuk menghindari adanya dehidrasi ayau kekurangan cairan tubuh.

2. Kompres penderita agar panasnya turun dan beri obat penurun panas.

3. Jika dalam jangkia waktu 3 hari demam yang diderita tidak turun atau bahkan semakin naik, ada baiknya untuk segera bawa penderita ke rumah sakit atau puskesmas yang paling dekat dengan rumah anda.

4. Jika penderita tidak bisa minum atau saat diberi asupan muntah terus,  ditambah dengan kondisi pasien yang semakin parah dan kesadaran yang menurun atau hilang maka penderita tanda gejala demam berdarah harus dirawat dirumah sakit.

Pencegahan Tanda Gejala Demam Berdarah Yang Dapat Dilakukan 

Belum ada vaksin yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit demam berdarah. Namun, tindakan yang paling efektif untuk menekan epidemi demam berdarah yaitu dengan mengontrol keadaan dan sebisa mungkin menghindari vektor nyamuk pembawa virus ini. Pencegahan yang dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain:

Pencegahan Dari Lingkungan Sekitar

Pencegahan tanda gejala demam berdarah dapat dimulai dari lingkungan sekitar. Seperti menguras bak manda atau penampungan air sekurang-kurangnya seminggu sekali, menutup dengan rapat tempat pemanpungan air, mengubur kaleng-kaleng bekas, aki bekas dan ban bekas di sekitar rumah dan perbaikan desain rumah.

Pencegahan Dalam Bidang Biologis.

Pencegahan munculnya tanda gejala demam berdarah secara biologis anda dapat menggunakan ikan yang berfungsi sebagai pemakan jentik nyamuk.

Pencegahan Menggunakan Bahan Kimia

Pencegahan dengan kimiawi dapat dilakukan dengan melakukan pengasapan yang berguna untuk mengusir dan membunuh nyamuk dewasa dan pemberian bubuk abate pada tempat penampungan air untuk membunuh jentik-jentik nyamuk.  Selain dengan abate juga dapat menggunakan larvasida.

Karena nyamuk penyebab penyakit deman berdarah dengue aktif di siang hari tindakan pencegahan dapat dilakukan dnegan menggunakan senyawa anti nyamuk yang mengandung deet, pikaridin atau minyak lemon eucalyptus serta gunakan pakaian tertutup untuk dapat melindungi tubuh dari gigitan nyamuk bila sedang beraktivitas di luar rumah.


=====================================

>>> Obat Demam Berdarah Membantu Mengatasi Demam Berdarah, Meningkatkan Trombosit, dan Menguatkan Kekebalan Tubuh Alami, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gejala Demam Berdarah and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>