Penularan Virus Dengue

Penularan virus dengue yang disebabkan dari nyamuk Aedes aegypti. Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue, yang ditandai dengan demam mendadak dua sampai tujuh hari tanpa penyebab yang jelas, lemah/lesu, gelisah, nyeri hulu hati, disertai tanda perdarahan dikulit berupa petechie, purpura, echymosis, epistaksis, perdarahan gusi, hematemesis, melena, hepatomegali, trombositopeni, dan kesadaran menurun atau renjatan.

Penularan Virus Dengue

Penularan Virus Dengue

Nyamuk Aedes aegypti maupun Aedes albopictus merupakan vektor penularan virus dengue dari penderita kepada orang lain melalui gigitannya. Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor penting di daerah perkotaan (daerah urban) sedangkan daerah pedesaan (daerah rural) kedua spesies nyamuk tersebut berperan dalam penularan.

Penularan Virus Dengue

Demam berdarah dengue tidak menular melalui kontak manusia dengan manusia. Virus dengue sebagai penyebab munculnya gejala demam berdarah hanya dapat ditularkan melalui nyamuk. Oleh karena itu, penyakit ini termasuk kedalam kelompok arthropod borne diseases. Virus dengue berukuran 35-45 nm. Virus ini dapat terus tumbuh dan berkembang dalam tubuh manusia dan nyamuk.

Terdapat tiga faktor yang memegang peran pada penularan infeksi dengue, yaitu manusia, virus, dan vektor perantara. Virus dengue masuk ke dalam tubuh nyamuk pada saat menggigit manusia yang sedang mengalami viremia, kemudian virus dengue ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang infeksius

Seseorang yang di dalam darahnya memiliki virus dengue (infektif) merupakan sumber penular gejala demam berdarah. Virus dengue berada dalam darah selama 4-7 hari mulai 1-2 hari sebelum demam (masa inkubasi instrinsik). Bila penderita DBD digigit nyamuk penular, maka virus dalam darah akan ikut terhisap masuk ke dalam lambung nyamuk. Selanjutnya virus akan berkembangbiak dan menyebar ke seluruh bagian tubuh nyamuk, dan juga dalam kelenjar saliva. Kira-kira satu minggu setelah menghisap darah penderita (masa inkubasi ekstrinsik), nyamuk tersebut siap untuk menularkan kepada orang lain. Virus ini akan tetap berada dalam tubuh nyamuk sepanjang hidupnya. Oleh karena itu nyamuk Aedes aegypti yang telah menghisap virus dengue menjadi penular (infektif) sepanjang hidupnya.

Penularan virus dengue ini terjadi karena setiap kali nyamuk menggigit (menusuk), sebelum menghisap darah akan mengeluarkan air liur melalui saluran alat tusuknya (probosis), agar darah yang dihisap tidak membeku. Bersama air liur inilah virus dengue dipindahkan dari nyamuk ke orang lain. Hanya nyamuk Aedes aegypti betina yang dapat menularkan virus dengue dan menyebabkan adanya gejala demam berdarah.

Nyamuk betina sangat menyukai darah manusia (anthropophilic) dari pada darah binatang. Kebiasaan menghisap darah terutama pada pagi hari jam 08.00-10.00 dan sore hari jam 16.00-18.00. Nyamuk betina mempunyai kebiasaan menghisap darah berpindah-pindah berkali-kali dari satu individu ke individu lain (multiple biter). Hal ini disebabkan karena pada siang hari manusia yang menjadi sumber makanan darah utamanya dalam keadaan aktif bekerja/bergerak sehingga nyamuk tidak bisa menghisap darah dengan tenang sampai kenyang pada satu individu. Keadaan inilah yang menyebabkan penularan gejala demam berdarah menjadi lebih mudah terjadi.

Penularan penyakit DBD dapat terjadi di semua tempat yang terdapat nyamuk penularan virus dengue. Tempat-tempat potensial untuk terjadinya penularan gejala demam berdarah adalah :

  1. Wilayah yang banyak kasus DBD (rawan/endemis)
  2. Tempat-tempat umum merupakan tempat berkumpulnya orang-orang yang datang dari berbagai wilayah sehingga kemungkinan terjadinya pertukaran beberapa tipe virus dengue cukup besar.
  3. Pemukiman baru di pinggiran kota Karena di lokasi ini, penduduk umumnya berasal dari berbagai wilayah, maka kemungkinan diantaranya terdapat penderita atau carier yang membawa tipe virus dengue yang berlainan dari masing-masing lokasi awal

Sebelum anda menjadi salah satu korban penularan virus dengue ada baiknya anda mencoba melakukan pencegahan. Pencegahan berguna untuk mengurangi resiko terserang gejala demam berdarah. Pencegahan dapat dilakukan oleh anda sendiri dengan kerjasama bersama keluarga anda.

Pencegahan penularan virus dengue yang dapat dilakukan adalah:

  1. Pencegahan dnegan tidak memberikan tempat kepada nyamuk untuk berkembang biak. Nyamuk tersebut dapat berkembang biak di wadah-wadah buatan manusia itu sendiri. Bersihkan berbagai wadah yang memungkinkan dapat tergenang air seperti pada pot bunga, ember, atau wadah lainnya dan ganti air dalam bak mandi anda secara rutin. Siapkan penutup untuk wadah air dalam rumah anda yang kemungkinan akan tergenang dalam waktu yang lama.
  2. Anda dapat menggunakan obat nyamuk bakar atau oles yang baik anda gunakan di siang maupun malam hari.
  3. Jika ada salah satu keluarga anda yang terkena penularan virus dengue segera menutup kemungkinan untuk terjadinya gigitan kedua baik pada si penderita maupun pada orang lain yang belum tergigit.
  4. Letakkan tanamam tulasi di dekat semua jendela yang ada dirumah anda. Tanaman ini memiliki beberapa sifat yang mampu untuk mencecag nyamuk berkembang biak.
  5. Bakar kamper atau kapur barus di sebuah ruangan dan tutup jendela serta pintu selama kurang lebig 15 menit. Kapur barus atau kamper merupakan salah satu cara yang ampuh untuk mengusir nyamuk dari rumah anda. J8ika perlu upayakan untuk menyediakan jaring anti nyamuk (kelambu) di tempat tidur anda.
  6. Tutup tempat sampah jika sedang tidak digunakan karena tempat tersebut menjadi tempat yang disukai nyamuk untuk bersembunyi.

=====================================

>>> Obat Demam Berdarah Membantu Mengatasi Demam Berdarah, Meningkatkan Trombosit, dan Menguatkan Kekebalan Tubuh Alami, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gejala Demam Berdarah and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>